MOU Fakultas Geografi UGM

Fakultas Geografi UGM membuka program S2 bagi guru bidang studi geografi di tingkat SMA.

Simulasi Bencana

Ikutilah latihan dalam menghadapi keadaan darurat. Di SMAN2 Klaten

Monumen SWALIBA

Merupakan monumen yang menjadi simbol sekolah berwawasan lingkuangan dan bencana

Seminar Semarak Geografi

Tema : inovasi dan aplikasi teknologi informasi dalam pembelajaran geografi.

Pilot Project SMA 2 Klaten

Peresmian SMA 2 klaten sebagai sekolah berwawasan lingkungan dan bencana.

Tuesday, April 16, 2013

IGI, MGMP-Geografi, dan IMAHAGI Melakukan Audiensi dengan MPR-RI Membahas Kurikulum Mata Pelajaran Geografi 2013

"Saya rasa, geografi ini mampu menanamkan rasa percaya diri dan nasionalisme bangsa kita. Saya setuju sekali”
 –Taufiq Kiemas (Ketua MPR RI 2009-2014) –



Tanggal 10 April 2013 yang lalu beberapa perwakilan IGI (Ikatan Geograf Indonesia), MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Geografi, dan IMAHAGI (Ikatan Mahasiswa Geografi Indonesia) melakukan audiensi ke MPR RI guna membahas urgensinya mata pelajaran Geografi di tingkat SMA. Tim Audiensi Mata Pelajaran Geografi ini berjumlah 13 orang. Yaitu: 1) Enok Manyani (perwakilan IGI-UPI Bandung); 2) Marah Uli Harahap (MGMP-G DKI Jakarta); 3) Ahmad Yani (IGI-UPI Bandung); 4) Moh. Gamal Rj (IGI-UNS Solo); 5) Eko Haryono (IGI-UGM Yogyakarta); 6) Agung Satriyo (IGI-UGM Yogyakarta); 7) Rudi Iskandar (IGI-UNJ Jakarta); 8) Asma' Irma Setianingsih (IGI-UNJ Jakarta); 9) Rokhmatuloh (IGI-UI Depok); 10) Dwi Candra Kusworo (MGMP-G DKI Jakarta); 11) Eko Kusratmoko (IGI-UI Depok) serta beberapa pengurus IMAHAGI sebagai perwakilan dari elemen mahasiswa geografi diwakili oleh M. Zain Wicaksono (UGM Yogyakarta) dan Adit Trinugroho (UNISMA Bekasi).
Audiensi dimulai tepat pukul 13.00 WIB dan berlangsung selama lebih kurang 1 jam. Tim audiensi kemudian disambut oleh Ketua & Wakil Ketua MPR RI yaitu Bapak H. Muhamad Taufiq Kiemas, Bapak Drs. Hajriyanto Y. Thohari, MA., dan Ibu Hj. Melani Leimena Suharli. Tim audiensi yg dipimpin oleh Ibu Prof. Dr. Hj. Enok Maryani, M.S. kemudian mulai menjabarkan latar belakang dan alasan mengapa audiensi ini dilakukan. Beliau menyampaikan bahwa aspirasi yang akan disampaikan ini bukan berasal dari IGI saja, tetapi juga merupakan aspirasi dari beberapa pihak, diantaranya adalah Asosiasi Surveyor Indonesia, Asosiasi Penginderaan Jauh, Asosiasi Geodesi, Asosiasi Geofisika, dan Ikatan Geologi. Sebelumnya, beliau menyampaikan permintaan maaf bahwa Pak Suratman (Ketua IGI) tidak bisa mengikuti audiensi karena ada kesibukan lain. 

Audiensi berlangsung hangat dan menarik, beberapa usulan yang disampaikan oleh tim audiensi mata pelajaran geografi ini adalah:
1. Menjadikan Geografi sebagai mata pelajaran wajib di Indonesia.
Mata pelajaran geografi di Indonesia akan difokuskan pada pengetahuan dasar Indonesia. Artinya pengetahuan dasar Indonesia wajib dimiliki oleh setiap individu di Indonesia, bukan hanya focus pada Sains Informasi Geografi-nya saja.
2. Mengintergrasikan Mata Pelajaran Sejarah Indonesia dengan Mata Pelajaran Geografi. Menjadi Mata Pelajaran Geografi dan Sejarah Indonesia. 
Ada 3 alasan utama mengapa opsi tersebut ditawarkan. Yaitu:
1) Di Indonesia saat ini ilmu geografi masih dianggap belum bisa berdiri sendiri dan menjadi mata pelajaran mandiri.
2) Memiliki beberapa keterkaitan materi antara satu dengan yang lain (antara mata pelajaran Geografi dan mata pelajaran Sejarah Indonesia)
3) Sudah ada cita-cita untuk menyusun Ensiklopedia Geografi Indonesia di masa yang akan datang. 

Tim audiensi kemudian menyampaikan beberapa ide lain untuk dapat membentuk generasi muda semakin paham akan pentingnya geografi Indonesia. Ide tersebut adalah membuat Gerakan Nasional Melek NKRI dan melaksanakan kegiatan pertukaran pelajar antar wilayah di Indonesia. Konsep dan rancangan kedua ide tersebut sedang dimatangkan.
Aspirasi dari perwakilan tim langsung ditanggapi oleh seluruh pimpinan MPR RI yang hadir pada audiensi siang itu, termasuk Pak Taufiq Kiemas. Beliau sebagai Pimpinan tertinggi MPR RI menyambut baik dan menerima aspirasi tim audiensi untuk dibahas lebih lanjut lagi.
Beberapa kesimpulan yang didapat pada audiensi tersebut adalah:
1. Akan ada pertemuan selanjutnya untuk membahas lebih lanjut lagi mengenai Kurikulum Mata Pelajaran Geografi di tingkat SMA sebelum Kurikulum 2013 diterapkan. Pertemuan tersebut akan difasilitasi oleh Komisi X MPR RI serta akan dijembatani oleh Ibu Melani.
2. Akan ada pembahasan lebih lanjut mengenai gagasan Gerakan Nasional Melek NKRI dan kegiatan pertukaran pelajar antar wilayah di Indonesia.
3. Sebagai langkah kongkrit dukungan, MPR RI akan meminta perwakilan geografi Indonesia untuk membantu menyempurnakan buku “Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”.

oleh: M. Zain Wicaksono (Mahasiswa Fakultas Geografi UGM)